Target Penyaluran Kredit Bank Jatim Rp16,25 T

Bank Jatim

Bank Jatim

Bank Jatim mengincar pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 25% dari Rp13,08 triliun pada 2010 menjadi sekitar Rp16,25 pada 2011. Tahun lalu pertumbuhan kredit Bank Jatim sebesar 29,2%. Sekitar 80% dari kredit tersebut akan difokuskan ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan sisanya ke sektor korporasi.

“Ekspansi kredit sebesar 25% ini akan ditunjang oleh perolehan dana IPO jika RUPSLB perseroan besok (14/4/2011) menyetujui Bank Jatim go public. Kita tetap fokus ke UMKM. Tahun lalu, misalnya,┬áKUR bisa tersalur Rp800 miliar, melebihi target Rp715 miliar. Tahun ini Bank Jatim menargetkan penyaluran KUR Rp1 triliun,” ujar Direktur Kepatuhan Bank Jatim Hadi Sukrianto seusai RUPST di kantor Bank Jatim, Surabaya, Rabu (13/4/2011).

Pada tahun lalu, DPK perseroan mencapai Rp16,2 triliun, tumbuh 11,61% dibanding posisi 2009 sebesar Rp14,53 triliun. Giro masih mendominasi DPK perseroan dengan porsi mencapai Rp6,96 triliun, disusul tabungan Rp5,8 triliun dan deposito Rp3,3 triliun. Dengan komposisi kredit dan DPK tersebut, loan to deposit ratio (LDR) Bank Jatim mencapai 80,7%.

“LDR Bank Jatim memang terus meningkat. Dulu tahun 2007 LDR kita hanya 42,11%, lalu 2008 naik jadi 54%, 2009 69,6%, dan 2010 bisa 80,7%. Ke depan, kita jaga LDR di level minimal 80% agar kredit bisa terus tersalurkan untuk menggerakkan perekonomian,” jelasnya.

Bank Jatim berhasil mengelola risiko kredit dengan baik. Per 2010, NPL Bank Jatim hanya 0,6%, turun dari tahun sebelumnya sebesar 1,05%.

Aset Bank Jatim per 2010 mencapai Rp19,9 triliun; meningkat 14,7% dibanding posisi aset pada 2009 sebesar Rp17,4 triliun.

Perseroan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp1,1 triliun. Laba setelah pajak sebesar Rp874,02 miliar. Sebanyak 55% dari laba itu akan dibagikan dalam bentuk dividen 55%, cadangan perseroan 44%, 1% untuk yayasan karyawan.

“Dengan demikian, dividen per lembar saham Rp651.432. Ini termasuk dividen yield yang tertinggi di antara bank-bank lainnya,” ujar Hadi.┬áCAR perseroan kini mencapai 19,4%, ROA 5,57%, dan BOPO 59%.

Saat ini, Bank Jatim mempunyai 40 kantor cabang, 1 kantor cabang syariah, 41 kantor cabang pembantu konvensional, 3 kantor cabang pembantu syariah, 154 kantor kas, 37 kantor layanan syariah, 88 payment point, dan 142 ATM. kbc

2 Komentar Pembaca

  1. Alhamdulillah berkat saluran KUR dari Bank Jatim pada kami di akhir 2010, kami sangat terbantu dengan plafon maksimal yg di percayakan pada kami,sehingga kamipun bisa mengembangkan sayap usaha kami dengan penuh berkah. Semoga Bank Jatim semakin maju dan jaya.

  2. Alhamdulillah berkat saluran KUR dari Bank Jatim kami di akhir 2010, kami sangat kecewa dengan plafon maksimal yg di percayakan pada kami, karena kami cuma tahu beritanya saja sehingga kamipun tidak bisa mengembangkan sayap usaha kami dengan penuh berkah. Semoga Bank Jatim semakin maju dan jaya.dan kami tunggu penyaluran kreditnya

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim