Jalan ke Lamongan Bay Telan Dana Rp8,1 M

ilustrasi: skyscrapercity.com

Pemkot Surabaya berencana membangun proyek jalan menuju proyek Pelabuhan Teluk Lamong atau Lamong Bay. Infrastruktur jalan tersebut nantinya sepanjang 23,3 km dengan anggaran disiapkan Rp 8,1 miliar. “Pengerjaan akan dimulai tahun ini dan awal 2012 bisa diselesaikan secara tuntas,” ujar Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya AA Gde Dwijaja.

Dia mengatakan, pembangunan akses jalan ini untuk membantu Pemprov Jatim mewujudkan Lamong Bay. “Dalam rapat antara pemkot dan provinsi, Pemkot mendapat tugas untuk proses pembebasan serta pembangunan fisik jalannya, sedangkan Pemprov Pelabuhannya,” katanya.

Dwijaja mengatakan, jalan akses Lamong Bay akan dimulai ketika keluar dari pintu tol Surabaya-Gresik di Romokalisasri. Selanjutnya, jalan akan berakhir di depan pintu masuk Lamong Bay.

Dalam penyelesaiannya megaproyek Lamong Bay, nantinya pemkot tak berjalan sendiri. Sebab, Pelindo III juga ikut andil dalam proses pembangunan tersebut.

Terkait akses jalan ini, katanya, pihaknya terhitung sejak bulan ini juga sudah menyelesaikan detail engineering design (DED)-nya.

Diharapkan DED akan selesai pertengahan tahun dan pembebasan lahannya dimulai akhir tahun. Proyek Lamong Bay, katanya, diyakini pemerintah pusat, Pemprov dan Pemkot Surabaya akan mampu mengubah iklim maritim di Kota Pahlawan ini. Karena, nantinya akan banyak kapal-kapal besar yang akan bersandar di sana.

Kehadiran Lamong Bay ini memang sebuah kebutuhan mendesak seiring makin padatnya kinerja kepelabuhanan di Tanjung Perak, Surabaya. Dengan jumlah dermaga sepanjang 7 km yang terbagi atas Dermaga Jamrud Utara, Jmrud Selatan, Dermaga Mirah, Dermaga Nilam Barat, Nilam Timur dan Dermaga Petikemas, waktu antri sebuah kapal rata-rata mencapai 3 hari lebih. Dalam waktu itu, kapal terpaksa harus tambat di dermaga dan hal itu tentu membengkakkan biaya produksi barang yang diangkut. kbc

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim