4.960 Gedung Sekolah Rawan Ambruk

iluswtrasi: antara foto

Sebanyak 4.960 gedung sekolah dasar (SD) di Jawa Timur rawan ambruk akibat cuaca yang memburuk akhir-akhir ini.

“Beberapa kasus di Surabaya, Sidoarjo, dan kota lainnya menunjukkan akibat cuaca buruk membuat beberapa sekolah ambruk,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Harun di Surabaya.

Data Dindik Jatim mencatat 4.960 gedung SD mengalami kerusakan dari tingkat ringan hingga berat. “Semua itu rawan ambruk pada cuaca buruk saat ini,” katanya.

Di Jatim tercatat 19.740 SD denganĀ  681 SD di antaranya (3,5 persen) mengalami rusak berat, 1.361 SD (7 persen) rusak sedang, dan 2.918 (15 persen) mengalami rusak ringan.

Oleh karena itu, kata mantan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Pemprov Jatim itu, seluruh pemerintah kabupaten/kota harus mewaspadai gedung-gedung sekolah pada situasi anomali cuaca.

“Apa yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo sangat kita sesalkan dan harus menjadi pelajaran bersama. Untuk itu saya berharap dinas pendidikan di seluruh kabupaten/kota di Jatim untuk waspada,” katanya.

Menurut mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim itu, jika diperlukan, maka sekolah bisa meliburkan siswanya saat cuaca buruk terjadi. “Hal itu menuntut kejelian kepala sekolah untuk menghindari jatuhnya korban di kalangan siswa. Kalau memang cuacanya tidak memungkinkan ya diliburkan saja. Daripada nanti malah menimbulkan korban,” katanya.

Selain meminta masyarakat untuk waspada, Dindik Jatim juga mengungkapkan adanya bantuan khusus bagi sekolah-sekolah rawan ambruk. “Setiap tahun ada dua alokasi anggaran yang diperuntukkan renovasi gedung sekolah yakni DAK (Dana Alokasi Khusus) dari pemerintah pusat dan dari APBD provinsi,” katanya.

Untuk APBD provinsi, saat ini dialokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk rehabilitasi gedung sekolah yang masing-masing sekolah mendapatkan dana rehabilitasi tersebut dipatok sebesar Rp100 juta.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan TK, SD, dan Pendidikan Khusus Dindik Jatim, Nuryanto, menambahkan seluruh sekolah rusak pada dasarnya bisa mengajukan proposal anggaran rehabilitasi. “Tapi, prioritas utama adalah sekolah di pelosok dan masuk SSN (sekolah standar nasional). Kalau prioritas itu sudah terpenuhi, baru menyusul lainnya,” katanya. Ant

Komentar Pembaca

  1. apakah Madrasah Ibtidauyah boleh ikut
    mengajukan proposal

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2018. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim