Hadi Sukrianto Lebih Dijagokan Pimpin Bank Jatim

Ilustrasi

Nama Hadi Sukrianto, Direktur Kepatuhan dan Sjamsul Arifin, Direktur Pemasaran disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti Muljanto, Direktur Utama (Dirut) Bank Jatim yang sudah dua periode menjabat dan akan pensiun dalam waktu dekat.

Kabarnya, dua nama tersebut kini tengah digodok oleh Bank Indonesia (BI) untuk dilakukan klarifikasi. Selanjutnya, dua nama tersebut akan bersaing untuk mendapatkan dukungan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang rencananya digelar 14 April 2011.

Sumber di DPRD Jatim menegaskan, sebenarnya siapa nama pengganti Muljanto sudah ada di tangan Gubernur Jatim, Dr.H.Soekarwo. Dan dipastikan penggantinya dari internal Bank Jatim dengan alasan yang bersangkutan sudah mengetahui secara detil ritme kinerja dari bank plat merah tersebut. Yang tak kalah pentingnya, mampu menjembatani kepentingan gubernur dengan masyarakat Jatim khususnya terkait pengucuran kredit usaha.

Bagaimana dengan calon dari eksternal? Menurutnya yang juga anggota DPRD Jatim ini kemungkinan akan sulit terealisasi. Melihat pengalaman lalu, saat almarhum Sjamsul Arifin yang pernah menjadi Dirut Bank Jatim dikenal sangat sulit melakukan komunikasi dengan gubernur. Meskipun yang bersangkutan diakui paham tentang seluk beluk perbankan dan sudah berpengalaman memegang bank milik pemerintah. “Jadi saya kira sangat sulit jika calon diambil dari eksternal. Karena itu yang saya dengar nama Hadi dan Sjamsul yang disebut-sebut kandidat kuat pengganti Muljanto,” ungkapnya, Rabu (6/4).

Di luar nama Hadi Sukrianto dan Sjamsul Arifin, ada kandidat internal lain yang juga disebut-sebut. Yakni Direktur Umum Djoko Lesmono, namun nama terakhir ini kalah pamor dengan kedua nama rekannya.

Terpisah, Anggota Komisi C DPRD Jatim Suli Da’im tak mengelak jika dua nama tersebut sering disebut sebagai kandidat kuat Dirut Bank Jatim ke depan. Namun berkaca dari pengalaman sebelumnya, Dirut Kepatuhan memang lebih berpeluang menggantikan.

“Tapi ini masih kira-kira loh. Untuk pastinya akan ditentukan oleh gubernur dan bupati/walikota di 38 kabupaten/kota sebagai pemegang saham dalam RUPSLB,’’tegas politikus asal PAN ini.

Bagaimana dengan intervensi dewan, terkait kabar adanya pertemuan ‘setengah kamar’?. Dijelaskan Suli Da’im, dewan tidak berhak melakukan intervensi. Karena bila hal itu dilakukan, dikhawatirkan fungsi dewan sebagai pengawas sudah tidak fair lagi dan akhirnya timbul citra buruk di lembaga legislatif. “Jadi intervensi itu tidak ada. Semua murni keputusan rapat saham,’’lanjutnya dengan mimik serius.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jatim Faf Adisiswo menegaskan pihaknya lebih sreg calon Dirut Jatim mendatang berasal dari internal mengingat banyak kebijakan yang ditinggalkan oleh Dirut lama, Muljanto yang perlu diteruskan.

Selain itu, sosok Dirut Bank Jatim yang baru harus mampu menjalin komunikasi dengan Pemprov Jatim. ‘’Itulah yang mendasari pemikiran kami, mengapa lebih sreg calon Dirut Jatim nantinya berasal dari internal,’’tegas politikus dari Gerindra ini.

Terkait dengan Komisaris Utama (Komut) mendatang, Faf mendukung Muljanto menduduki kursi yang rencananya akan ditinggal Chairul Djaelani. Alasannya karena selama kepemimpinan Muljanto, kinerja Bank Jatim cukup bagus. Ini dibuktikan dengan deviden yang disetorkan ke Bank Jatim menempati urutan pertama setelah Bank Jabar-Banten. Saat ini Bank Jatim menggagas IPO (Initial Public Offering) atau penawaran saham umum perdana yang fungsinya untuk

menggali dana untuk ekspansi usaha, memperluas jaringan dan meningkatkan ekspansi kredit Bank Jatim.

‘’Atas pertimbangan itu, saya setuju Pak Muljanto duduk sebagai Komisari Utama. Apalagi produk baru Bank Jatim berupa IPO perlu ada pengawalan di lapangan agar sukses. Dan siapa yang mampu mengawal itu semua, tentunya Pak Muljanto. Selain itu, yang bersangkutan mampu menjembatani kepentingan gubernur dan masyarakat Jatim,’’tegasnya. ( cty)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2020. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim