Di Kabupaten Malang Ditemukan Puluhan Penderita TBC Kronis

Ilustrasi

Sedikitnya 90 dari total dua juta penduduk Kabupaten Malang, Jawa Timur, menderita penyakit Tuberculosis atau TBC di level kronis, dan perlu mendapat perawatan intensif.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Muhammad Fauzi, Selasa (22/3), mengatakan, data penderita itu merupakan penduduk yang aktif melaporkan jika dirinya menderita TBC.

Ia mengakui, data tersebut diperkirakan masih kurang, atau penderitanya lebih banyak, mengingat wilayah Kabupaten Malang yang luas yakni terdiri 33 kecamatan.
Pihaknya berharap, apabila ada warga yang menderita TBC segera melapor ke puskesmas atau puskesdes setempat, sebab biaya perawatan TBC gratis karena didanai oleh pemerintah pusat melalui APBN.

“Ada tiga penyakit yang seluruh perawatannya dibiayai oleh pemerintah melalui APBN, yakni TBC, AIDS dan Malaria, sebab tiga penyakit ini termasuk dalam program sasaran pembangunan millennium atau biasa disebut `Millennium Development Goals`,” katanya.

Sementara itu, ciri-ciri gejala penyakit TBC kronis adalah sering mengalami batuk hingga 2 minggu serta mengeluarkan dahak berdarah, sementara jika malam hari, penderita sering keluar keringat dingin yang menimbulkan malas makan, sehingga kondisi tubuh semakin berkurang.

“Apabila warga mengalami hal semacam ini, segera saja ke puskesmas setempat, dan biayanya gratis atau tanpa dipungut biaya,” katanya.

Dikatakannya, penyakit TBC bisa menyerang siapa saja dan dimana saja. “Kalau di Malang, mayoritas penduduk yang terserang yakni berumur antara 20 hingga 25 tahun,” ujarnya.

Sedangkan untuk mengurangi angka penderita, Dinkes telah membentuk jejaring TBC hingga tingkat desa sejak tahun 2009 lalu. Dalam jejaring itu, Dinkes berusaha menemukan penderita TBS dan memantau proses penyembuhannya. “Dalam rangka membasmi TBC, Pemerintah Pusat menargetkan menemukan agar daerah menemukan 70 persen penderita TBC,” ujarnya.

Komentar Pembaca

  1. apakah penyakit TBC bisa disembuh kan dalam jangka wktu brpa lama
    tolong penjelasan nya

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim