Jatim Siapkan 3 Koperasi Unggulan Skala Besar

ilustrasi: setiabhaktiwanita.com

Jawa Timur sudah mengantongi tiga koperasi skala besar dengan kriteria jumlah aset di atas Rp10 miliar serta omzet Rp50 miliar, yang akan dijadikan pemerintah pusat sebagai motor penggerak ekonomi di setiap provinsi Indonesia.

Braman Setyo, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, mengatakan, tidak sulit bagi instansinya menemukan tiga koperasi besar. Akan tetapi, belum bersedia menyebut nama ketiga koperasi skala besar tersebut.

”Kami akan sampaikan setelah provinsi lain menyerahkan daftar nama koperasi tiga besar di daerahnya. Asal tahu saja, kami tidak menemui kendala menemukan koperasi dengan kriteria aset dan omzet tersebut,” ujarnya, hari ini.

Dari 38 kabupaten/kota di seluruh Jatim, rata-rata aset dan omzetnya memenuhi kualifikasi koperasi tiga besar seperti diiminta Kemenkop dan UKM. Dua kabupaten yang berdekatan dengan Surabaya bahkan memenuhi kriteria.

Misalnya, Koperasi Warga Semen Gresik (KWSG) ataupun Koperasi Setia Bhakti Wanita (KSBW) Malang. “Di kota Surabaya juga beroperasi KSBW sehingga tidak terlalu sulit bagi Dinas Koperasi dan UKM Jatim memenuhi kewajiban mencari tiga koperasi skala besar.”

Di antara -koperasi unggulan di wilayah Jatim, aset terbesar dimiliki KWSG sebesar Rp1,2 triliun. Meski demikian, jumlah ini masih i bawah aset Koperasi Simpan dan Jasa (Kospin Jasa) Pekalongan yang mencapai Rp1,8 triliun.

KWSG bergerak untuk serba usaha yang berkaitan dengan kebutuhan perusahaan. Selain itu mempunyai jasa layanan ransportasi dan ekspedisi. Anggotanya tidak hanya karyawan, sesuai demean namanya Koperasi Warga Semen Gresik. “Keluarga anggota juga jadi bagian operasional.”

Karena itu, kata Braman, Jatim tidak mengalami kendala untuk menetapkan kriteria tiga koperasi besar yang diserahkan namanya untuk menjadi motor peggerak perekonomian di daerah-daerah, tepatnya kabupaten/kota.

”Kami bahkan siap menyodorkan koperasi dari daerah lain dengan kriteria aset dan omzet jika diminta oleh Kemenkop dan UKM. Sebab, kami memiliki satu koperasi unggulan pada setiap kabupaten/kota,” katanya.

Setelah menemukan 99 koperasi skala besar dari ke-33 provinsi, Kemenkop dan UKM akan mensinergikan kinerja keseluruhan koperasi unggulan itu. Selain menjadi arus bisnis secara timbal balik, ke-99 koperasi juga berperan mengayomi koperasi-koperasi setempat agar lebih berdaya saing. (ra)

(Sumber: Bisnis.com)

Komentar Pembaca

  1. Alhamdulillah….Smg koperasi benar2 mjd milik anggota…utk kesjshteraan anggota khususx dan masy. umumx. Mari kita gerakkan perekonomian lewat BERKOPERASI.

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim