Desa Napis Bojonegoro Jadi Klaster Peternakan Sapi

Pengembangan sapi potong di Desa Napis, kata Trinil, sebagai langkah mendorong peternak sapi di wilayah setempat, bisa mandiri.

Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, dipilih sebagai klaster peternakan sapi potong oleh Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Malang, Bank Indonesia (BI) Surabaya dan pemerintah kabupaten setempat.

“Dipilihnya Napis sebagai klaster sapi potong, karena di wilayah setempat memiliki potensi sapi lokal, selain ketersediaan pakan ternak yang cukup,” kata guru besar Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Prof Trinil Susilawati, di sela-sela acara penandatangan nota kesepahaman pengembangan sapi potong di Bojonegoro, Jumat.

Nota kesepahaman pengembangan sapi potong ditandatangani Pemimpin BI Surabaya, Mochammad Ishak, Bupati Bojonegoro, Suyoto dan perwakilan dari UB, Prof Ivart S.

Pengembangan sapi potong di Desa Napis, kata Trinil, sebagai langkah mendorong peternak sapi di wilayah setempat, bisa mandiri.

“Sebenarnya para peternak sudah memiliki kekuatan untuk mandiri, namun dengan adanya pendampingan, kekuatan mereka semakin bertambah,” ucap Trinil.

Disebutkan, potensi sapi potong di desa setempat yang bisa dikembangkan dengan ketersediaan pakan yang ada bisa di wilayah setempat, mencapai 1.300 ekor sapi potong.

Sementara itu, Pemimpin BI Surabaya, Mochammad Ishak menyatakan, dipilihnya peternakan sapi potong sebagai obyek pengembangan klaster BI, tidak lepas dari upaya meningkatkan daya saing komoditas unggulan di Bojonegoro yakni sapi potong.

Ia menyebutkan, populasi sapi di Bojonegoro pada tahun 2008 mencapai 117.915 ekor dan terus berkembang pada tahun 2011 menjadi 160.000 ekor. Dengan demikian, adanya kegiatan kerja sama ini, sekaligus sebagai usaha penyediaan daging sapi untuk mendukung program swasembada daging nasional pada Tahun 2014.

“Kami mendukung karena tekad pemkab yang tinggi untuk mengembangkan sapi potong di wilayahnya,” kata Ishak yang didampingi Bupati Suyoto, menegaskan. (why)

7 Komentar Pembaca

  1. Alhamdulillah di daerah Saya ada usaha peternakan sapi yg diarahkan oleh Pemkab khususnya, insyaallah Saya akan membuka usaha yang sama tetapi dari jenis kambing, mohon bimbingan dan dukungan dari semua pihak yang terkait. Terima kasih.

  2. bangga jadi orang napis…….
    tetap semangat aja..

  3. AMIN,napis udah dapet dr pemerintah

  4. angkat topi ja dehhh….smg ds,Napis makin maju,wlopun msh bnyak kKrangan,,smg PEMKAB merespon..& sering TURBA….

  5. Alhamdulilah. Bojonegoro memang kota sejuta potensi wirausaha..terutama dlm skim peternakanya..
    Perkenalkan sy. Khoirun Nasikhin..sy salah satu seorang pegawai BRI kantor cabang .bojonegoro.. sy bertugas di bidang pengembangan usaha pangan.(KKPE) Kebetulan sy diberi tanggung jawab untuk mendorong dan memajukan..wirausaha di bidang peternakan yang ada di wil.bojonegoro. Stelah sy membaca blok ini.. Sy sangat tertarik untuk membantu saudara ku semuannya.. Terutama dlm aspek memvbantu pe modalan untuk mengembangkan para usahawan peternak bjn.. Dlm hal penyaluran KKPE (kredit ketahan pangan dan energi BRI) BRI adalan saalah satu bank plat merah yang di tunjuk pemerintah untuk dapat menyalurkan Dana KKPE yg telah di subsidi pemerintah..
    Sy mohon kiranya dapat di undang dlm kesempartan ini untuk mensosialisasikan progam KKPE BRI.di wil bjn..berikut ini conact person sy. 081252299657. Besar harapan BRI dlm memajukan dan memsejahtrakan warga masyarakat bjn.. Trims.. Assalamualikum

  6. Sy punya sapi 4 ekor,,mau mengembangkan usaha,,mohon info bakalan sapi,,085330507082,,makasih

  7. Gimana caranya mendapatkan pinjaman modal untuk mengembangkan usaha ternak saya . Mohon bantuanya

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2018. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim