Tambah Pelabuhan Penyangga di Probolinggo

Ilustrasi

NUKMAN LADJONI Dirut PT Pelabuhan Jatim I mengatakan pelabuhan di Probolinggo mempunyai prospek bisnis yang bagus. Apalagi kalau kedalamannya ditingkatkan menjadi -12 meter LWS sehingga bisa disandari kapal berkapasitas 20 ribu DWT.

Sekarang ini kedalamannya baru -6 meter LWS sehingga hanya bisa disandari kapal berkapasitas 40 ribu DWT. Untuk mengembangkan Pelabuhan Probolinggo dibutuhkan dana Rp 230 milyar. Dana ini ditanggung bersama swasta, pemerintah pusat dan daerah.

Potensi muatan, kata NUKMAN seperti dilaporkan MARTHA reporter Suara Surabaya, Rabu (02/03), dari dan ke Probolinggo sekarang ini cukup besar. Seperti muatan beras Bulog 16 ribu ton/bulan, bahan baku pabrik Samsung 30 ribu ton/bulan, batu bara dari Kalimantan 30 ribu ton/bulan, pasir besi Lumajang untuk ekspor 30 ribu ton/bulan, muatan umum 10 ribu ton/bulan.

Selain itu diperkirakan ada 30% teus kontainer di Jawa Timur setiap tahunnya berasal dari kawasan Probolinggo dan ke kawasan timur Surabaya. Pelabuhan Probilinggo menjadi penyangga Pelabuhan Tanjung Perak yang sudah over capacity.

Pelabuhan Probolinggo bisa berfungsi sebagai pelabuhan pengumpan untuk membantu kegiatan ekspor impor perusahaan di sekitar Probolinggo dan kawasan timur Surabaya terutama Pasuruan. (tin) suarasurabaya.net

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim