Jatim Intens Jalankan Pelayanan Prima

Humas Pemprov Jatim

Pemprov Jatim siap menjadi pilot project penyelenggaraan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Daerah tahun 2011 menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Computer Assisted Test (CAT) adalah salah satu metode untuk melakukan seleksi dengan sistem computer. Tujuannya, untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar bagi pelamar CPNS.

“Tahun ini, metode CAT harus bisa dimanfaatkan sebagai upaya reformasi kepegawaian menuju PNS yang profesional, berkualitas, berkompeten pada tugas dan jabatannya,” tegas Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo saat menghadiri Gelar Komitmen Pelayanan Kepegawaian Berbasis Elektronik, di Gedung Negara Grahadi, Rabu (2/3).

Ia mengatakan, pada bulan Januari – Agustus 2010 terdapat 270 ribu lapangan pekerjaan di Jatim. Semua bisa dilaksanakan jika situasi dan kondisi Jatim aman dan nyaman. Sehingga Jatim bisa dijadikan inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.

Pakde Karwo sapaan lekat Gubernur Jatim menjelaskan, angka kemiskinan di Jawa Timur hingga Agustus 2010 mencapai 15,26 persen dan akhir tahun 2010 menjadi 14,80 persen. Sebab Jatim sangat intens menjalankan program-progam berupa pelayanan prima.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jatim menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BKN yang telah menyerahkan penetapan NIP hasil rekrutmen pemerintah Provinsi Jatim tahun 2010 yang lalu. Selain itu, Kepala BKN juga memberikan anugerah BKD Award kepada BKD berprestasi, yakni BKD Provinsi Jawa Timur, BKD Kota Surabaya dan BKD Kabupaten Sampang. Acara ini menandai dimulainya implementasi penggunaan Kartu Pegawai Elektronik (KPE) kepada seluruh PNS di jajaran Pemerintah Provinsi Jatim.

Di tempat yang sama, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi EE Mangindan mengatakan bahwa Jatim kembali menambahkan catatan prestasi positif dalam pengembangan karya dan inovasi.

EE Mangindan berharap, provinsi lain dapat segera menyusul dan menciptakan sesuatu yang bisa berguna untuk negara dan bangsa seperti di Jatim. “Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi menjadi terbantu tugas yang dilaksanakan untuk bisa mengkreasikan karya yang telah diberikan dan berjanji akan mengimplementasikan dan mensosialisasikan kepada daerah-daerah lain yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Acara ini dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Ketua DPR RI Komisi II, Kepala BKN, BKD Kabupaten/Kota dan Jajaran Muspida Provinsi Jatim. (Humas)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim