Bank Jatim Ungguli 12 BPD Salurkan KUR

ilustrasi: jakpress.com

Bank Pembangunan Jawa Timur (BPD Jatim) tetap teratas dalam penyaluran dana program kredit usaha rakyat (KUR) hingga periode medio Februari 2011 dibandingkan dengan 12 BPD lain yang terdaftar dalam bank peserta.

Hingga 14 Februari 2011, Bank Jatim telah menyalurkan sebesar Rp140 miliar yang menjangkau sekitar 1.424 debitor. Pada periode 2010, bank ini juga unggul dari BPD lain dengan realisasi sebesar Rp813 miliar, atau melampaui target awal yang ditetapkan Rp750 miliar.

”Bank Jabar Banten (BJB) menempati posisi kedua dengan jumlah penyaluran hingga 14 Februari Rp116,2 miliar serta mencapai 1.173 debitor,” ujar ujar Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM kepada Bisnis, hari ini.

Bank ini juga melampaui target penyaluran pada periode 2010. Dari target sebesar Rp500 miliar, BJB mencapai angka penyaluran hingga Rp766 miliar. Pada tahun ini akan terjadi peningkatan jumlah BPD sebagai penyalur KUR menjadi 20 unit, dari sebelumnya 13 BPD.

Bank daerah yang turut menjadi penyalur pada tahun ini adalah Bank Kaltim, Bank Sulsel, Bank NTT, Bank Lampung, Bank Bengkulu, Bank Riau Kepri, dan Bank Sumsel Babel. Meski demikian belum ada kepastian jadual kesertaan ke-7 BPD itu menyalurkan dana KUR.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM juga belum mengumumkan terhadap target penyaluran BPD setelah masuknya 7 BPD sebagai peserta penyalur. Ketika jumlag BPD penyalur KUR masih 13 unit, instansi ini sebagai leader dalam program KUR menetapkan minimal Rp3 triliun.

Kementerian Koordinator Perekonomian sebagai instansi bertanggungjawab terhadap program pemberdayaan sektor riil ini, mengagendakan rapat koordinasi dengan seluruh stakeholders atau pemangku kepentingan program KUR pada awal Februari.

”Namun, agenda untuk pertemuan tingkat menteri itu belum terlaksana sampai saat ini, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terlaksana. Rapat koordinasi penting artinya, karena merupakan gong bagi kepastian penyaluran secara optimal dari masing-masing kemampuan perbankan.”

Meski Bank Jatim unggul dalam jumlah dana penyaluran, akan tetapi BJB bisa mengungguli kompetitornya tersebut dalam jumlah debitor. Secara akumulasi dari periode 2010—14 Februari 2011, jumlah debitor BJB sebanyak 8.989. Adapun jumlah debitor Bank Jatim 8.482 orang. (ra)

(Sumber: bisnis.com)

Komentar Pembaca

  1. Alhamdulillah berkat saluran KUR pada kami di akhir 2010, kami sangat terbantu dengan plafon maksimal yg di percayakan pada kami, sehingga kami bisa mengembangkan sayap usaha kami dengan penuh berkah. Semoga Bank Jatim semakin maju dan jaya.

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim