Jatim Batasi Lahan Tembakau

Ilustrasi (dok. waspada.co.id)

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya keras untuk mengendalikan tingkat produksi tembakau di wilayahnya agar dapat terserap pabrikan rokok.

Produksi sejumlah varietas tembakau di Jatim setahunnya berkisar 80.000-90.000 ton, dari jumlah itu sekitar 60.000 ton diserap oleh industri rokok besar. Sedangkan sisanya sekitar 20.000-30.000 ton diserap industri rokok kecil di Jatim yang berjumlah sekitar 1.300 unit usaha.

Kepala Dinas Perkebunan Jatim Syamsul Arifin mengatakan pihaknya berupaya keras agar produksi tembakau Jatim dapat tetap terserap industri rokok nasional maupun lokal.

“Langkah yang kini ditempuh dengan melakukan pengendalian areal tanam tembakau sehingga laju angka pertumbuhan produksi tembakau Jatim dapat stabil sehingga tetap bisa diserap industri khususnya yang terbesar industri rokok,” kata Syamsul di sela-sela penyerahan bantuan perangkat komputer dari PT HM Sampoerna ke pada elemen Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia, hari ini.

Lebih jauh Syamsul menegaskan produksi tembakau Jatim berkisar 80.000-90.000 ton yang terdiri atas 6-7 varietas antara lain Virginia, Jawa, Madura, Vor Os, Na Os, dan Kasturi.

“Dari jumlah produksi itu, sekitar 75% atau berkisar 60.000 ton dikontribusi tembakau varietas Jawa dan sekitar 15-20% atau 20.000 ton merupakan varietas tembakau madura. Sisanya 5% campuran beberapa varietas.”

Dia menambahkan sejumlah masyarakat di Madura khususnya di Kabupaten Sampang kini mulai tertarik melakukan penanaman tembakau Madura.

“Jumlah areal tanam tembakau di Madura yang berada di Kab. Sumenep maupun Kab. Pamekasan seluas 40.000 hektare. Bila berkembang ke Sampang maka dikuatirkan akan ada over produksi, ini yang tengah diarahkan untuk dikendalikan,” ungkapnya.(api)/bisnis.com

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2017. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim