Gus Ipul: Reformasi Birokrasi Belum Berjalan

Gus Ipul (dok. republika.co.id)

Wakil Gubernur Jatim, Drs H.Saifullah Yusuf mengakui reformasi birokrasi yang diterapkan sejak 10 tahun lalu, belum menampakkan hasil signifikan terhadap terciptanya sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan konsisten sesuain harapan.

Menurutnya, sebagai roda pemerintahan, birokrasi belum mampu memuaskan masyarakat karena ada beberapa aturan yang kurang responsif terhadap perubahan untuk terselenggaranya dan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik.

“Untuk memperbaiki citra, maka pemerintah harus memberikan pelayanan kepada masyarakat dan akuntabilits kinerja birokrasi,” kata Saifullah Yusuf saat menjadi inspektur upacara bendera bulanan, 17 Februari 2011 di Halaman Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan 110 Surabaya, Kamis (17/2) kemarin.

Itulah mengapa ia berharap agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemprov Jatim bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga empat macam kedisiplinan yang selama ini wajib dilaksanakan oleh PNS.

“Pertama, meningkatkan disiplin dan profesionalisme kerja dengan mentaati ketentuan hari dan jam kerja pegawai agar bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” katanya.

Kedua, PNS wajib disiplin dalam pelaksanaan program dan kegiatan sehingga dapat selesai sesuai jadwal yang ditetapkan. Sebagai contoh, triwulan pertama diharapkan anggaran terserap sebesar 25% sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketiga, disiplin dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat sehingga menciptakan terpeliharanya keamanan dan kesejahteraan masyarakat. “Keempat, disiplin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengimplementasikan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten,” kata pria yang biasa disapa Gus Ipul.

Jika reformasi birokrasi berjalan dengan baik, maka akan banyak investor yang akan menanamkan modal ke Jatim. Selain itu kondisi kondusif di Jawa Timur menjadi salah satu modal utama untuk menggaet investor.

Sedangkan Fakor keamanan memberikan korelasi positif terhadap investasi, perdagangan, dan pariwisata. Sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat, baik perdagangan ekspor ke luar negeri maupun impor tumbuh rata-rata 14 %. Realisasi PMA th 2010 sebesar US $ 1,86 miliar, meningkat 342 % jika dibandingkan th 2009 yang hanya US$ 0,42 miliar. Kontribusinya terhadap nasional 11,5%. (wwn)

Komentar Pembaca

  1. Lanjutkan kiprah gus ipul baik sebagai gubernur atau wagub,pokoke untuk NU…….lanjutkan

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim