Mahasiswa Tuntut Ganti Rugi Lapindo

Lumpur Lapindo (photo: matanews.com)

PULUHAN mahasiswa di Sidoarjo, Jawa Timur, berunjuk rasa menuntut penyelesaian kasus ganti rugi lumpur Lapindo. Mereka juga meminta pengusutan kasus raibnya uang kas daerah senilai Rp2,24 miliar.

Aksi digelar di perempatan Jalan Alun-Alun, di depan kantor bupati serta di Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Aksi itu dilakukan bertepatan dengan 100 hari pemerintahan bupati dan wakil bupati yang baru, yaitu Saiful Ilah dan MG Hadi Sutjipto.

“Bupati dan wakil bupati tidak menepati janji menuntaskan kasus lumpur Lapindo dan hilangnya kas daerah. Banyak korban lumpur Lapindo yang hidup sengsara karena tidak mendapat ganti rugi,” kata koordinator aksi, M Rosyid.

Di Kecamatan Besuki, warga korban lumpur di tiga desa mendesak Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo memfasilitasi pencarian pinjaman pada bank dengan bunga rendah. Warga membutuhkan pinjaman untuk membiayai pembangunan rumah mereka karena pembayaran ganti rugi dari PT Minarak tersendat. (HS/N-2)

(Sumber: MediaIndonesia.com)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim