Jatim Dinilai Layak Terima Anugerah APE Emas

Dari kiri Kepala BPPKB Jatim Dra Sukesi Apt MARS, Sekdaprov Jatim Dr Rasiyo Msi, Ketua Tim Penilai APE Dr Yusuf Sopiandi dan anggola tim penilai Parlinah MSc saat berdialog dengan stakeholders program PUG di Jatim

Komitmen dan kesungguhan Pemprov Jatim dalam Pengarusutamaan Gender (PUG) mendapat apresiasi positif dari Tim Penilai Anugerah Parahita Ekapraya (APE), Selasa (30/11) kemarin.

Ketua Tim Penilai APE, Dr Yusuf Sopiandi ketika ditemui Bhirawa seusai evaluasi mengakui dari hasil paparan yang disampaikan Sekdaprov Jatim Dr Rasiyo dan dilanjutkan dengan testimoni dari masing-masing SKPD di lingkup Pemprov Jatim dan pengakuan stakeholders yang terlibat dalam PUG di Jatim menunjukkan Jatim memang layak untuk mendapatkan anugerah Parahita Ekapraya untuk lima kali berturut-turut.

‘’Namun sekali lagi, bukan saya yang memutuskan, tetapi nanti secara kolektif dengan ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Linda Sari Agum Gumelar, red) yang akan memutuskan,’’ ungkap Yusuf buru-buru meluruskan.

Lebih lanjut, menurut Yusuf, kehadiran tim penilai APE yang secara khusus dibentuk Kementerian PP dan PA itu ke Jatim untuk memverifikasi data, yang diperolehnya dari kuisioner yang disebarkannya ke beberapa provinsi yang dinominasikan untuk mendapatkan anugerah APE. Dari hasil kuisioner itu lanjutnya, menunjukkan Jatim menjadi salah satu provinsi yang berpeluang besar untuk menerima APE. Lantaran itu, kehadirannya ke Jatim untuk memastikan, apakah data-data yang telah diterimanya itu sesuai dengan yang terjadi di lapangan.

‘’Kalau melihat paparan dari berbagai pihak yang hadir tadi, nampaknya Jatim sangat berpeluang untuk mendapatkan APE yang kelima kalinya (APE Emas, red),’’ tambahnya.

Sekdaprov Jatim Dr Rasiyo, MSi yang hadir memimpin presentasi dan evaluasi menegaskan Jatim memiliki perhatian khusus terhadap persoalan gender. Bahkan secara khusus Jatim menempatkan persoalan gender sebagai salah satu strategi pembangunan yang dituangkan dalam RPJMD Jatim. Dengan demikian tanpa ada anugerah APE sekali pun Jatim memberi prioritas dalam menggarap aspek gender ini.

Ketua Komisi E DPRD Jatim, Achmad Iskandar yang ikut hadir dalam rapat pemaparan kemarin mengaku ikut bangga dengan prestasi yang diraih Jatim khususnya dalam pengarusutamaan gender. Menurut politisi dari Partai Demokrat ini, meski penghargaan APE Emas belum tentu diraih Jatim, tetapi pihaknya selaku anggota legislatif patut bangga dengan hasil-hasil yang dicapai selama ini.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Jatim Dra Sukesi Apt MARS menjelaskan segenap jajaran sudah bekerja keras dalam pengarustaamaan gender. ‘’Karena ini program prioritas Pak Gubernur, maka kami di SKPD harus sungguh-sungguh merealisasikannya,’’ jelasnya.

Ketika ditanyakan peluang Jatim mendapat APE Emas, mantan Wadir RSJ Menur ini menyerahkan sepenuhnya kepada tim penilai. ‘’Bagi kami yang penting bekerja dan memberikan yang terbaik untuk menyukseskan program PUG ini,’’ tambahnya lagi.

Kegiatan yang digelar di Ruang Binaloka Kantor Gubernur Jatim kemarin juga dihadiri beberapa pimpinan SKPD di lingkungan Pemprov Jatim seperti Kepala Bakorwil Pamekasan Eddy Santoso, Kepala Bakorwil Madiun Priyo Darmawan, Kepala Dinas Peternakan Jatim Suparwoko Adi Soemarto, Kepala BKD Jatim Akmal Boedianto, Kepala Dinas ESDM Jatim Dewi J Poetriatni dan pejabat lainnya. (why/bhi)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim